ASSALAMUALAKUM
Kata yang diterjemahkan "adversity" berasal dari kata Ibrani צָרָה - TSARAH, menurut leksikon Ibrani : straits, distress, trouble, KJV menterjemahkan kata ini dengan : trouble 44x, distress 8x, affliction 7x, adversity 5x,anguish 5x, tribulation 3x, adversary 1x.
Kata "Adversity" (noun) dalam bahasa Inggris bermakna kesengsaraan, kemalangan, kekurang-baikan.
Perlu kita pahami bahwa ayat-ayat yang tertulis dalam Kitab Amsal adalah syair, yang seringkali maknanya tidak secara harfiah, tetapi kita perlu memperhatikan konteks. Saya setuju terjemahan LAI TB yang menerjemahkan ayat ini secara kontekstual, bahwa yang menjadi pokok pikiran dalam ayat ini adalah "si sahabat" itu, dan ayat ini tidak sedang mempertentangkan antara "teman versus saudara" melainkan membicarakan bahwa teman/ sahabat itu dapat menjadi saudara dalam setiap waktu bahkan dalam masa kesukaran/ kemalangan/ kesengsaraan, mari kita perhatikan ayat ini secara interlinear :
* Amsal 17:17 LAI TB, Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran. KJV, A friend loveth at all times, and a brother is born for adversity. NIV, A friend loves at all times, and a brother is born for a time of adversity.Mesianic Torah, A friend loveth at all times, and a brother is born for adversity.Hebrew,
בְּכָל־עֵת אֹהֵב הָרֵעַ וְאָח לְצָרָה יִוָּלֵד׃Translit interlinear, BEKHOL {di dalam segala} -'ET {waktu} 'OHEV {mengasihi} HARE'A {teman} VE'AKH {dan (menjadi) saudara} LETSARAH {untuk kesukaran/ kesulitan} YIVALED {ia dilahirkan}
"Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu." Persahabatan sejati tidak didasarkan pada syarat- syarat yang berubah-ubah. Seringkali seorang sahabat menjadi lebih karib daripada seorang saudara. Karena seorang sahabat adalah orang yang menambah sukacita kita dan membagi kesedihan kita. Seorang teman / sahabat yang baik akan memberikan waktunya kepada sahabatnya pada saat ia membutuhkannya, termasuk pada masa-masa kesukaran/ kemalangan/ kesengsaraan.
Dalam Yohanes 15:14 ditulis bahwa seorang sahabat akan melakukan apa yang diminta oleh sahabatnya tersebut. Untuk menyatakan pentingnya persahabatan, di dalam ayat ini diperjelas lagi dengan mangatakan bahwa sahabat itu bagaikan seorang saudara yang memang dilahirkan untuk berbagi dalam kesulitan2 atau kesukaran2.
Kata "Adversity" (noun) dalam bahasa Inggris bermakna kesengsaraan, kemalangan, kekurang-baikan.
Perlu kita pahami bahwa ayat-ayat yang tertulis dalam Kitab Amsal adalah syair, yang seringkali maknanya tidak secara harfiah, tetapi kita perlu memperhatikan konteks. Saya setuju terjemahan LAI TB yang menerjemahkan ayat ini secara kontekstual, bahwa yang menjadi pokok pikiran dalam ayat ini adalah "si sahabat" itu, dan ayat ini tidak sedang mempertentangkan antara "teman versus saudara" melainkan membicarakan bahwa teman/ sahabat itu dapat menjadi saudara dalam setiap waktu bahkan dalam masa kesukaran/ kemalangan/ kesengsaraan, mari kita perhatikan ayat ini secara interlinear :
* Amsal 17:17 LAI TB, Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran. KJV, A friend loveth at all times, and a brother is born for adversity. NIV, A friend loves at all times, and a brother is born for a time of adversity.Mesianic Torah, A friend loveth at all times, and a brother is born for adversity.Hebrew,
בְּכָל־עֵת אֹהֵב הָרֵעַ וְאָח לְצָרָה יִוָּלֵד׃Translit interlinear, BEKHOL {di dalam segala} -'ET {waktu} 'OHEV {mengasihi} HARE'A {teman} VE'AKH {dan (menjadi) saudara} LETSARAH {untuk kesukaran/ kesulitan} YIVALED {ia dilahirkan}
"Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu." Persahabatan sejati tidak didasarkan pada syarat- syarat yang berubah-ubah. Seringkali seorang sahabat menjadi lebih karib daripada seorang saudara. Karena seorang sahabat adalah orang yang menambah sukacita kita dan membagi kesedihan kita. Seorang teman / sahabat yang baik akan memberikan waktunya kepada sahabatnya pada saat ia membutuhkannya, termasuk pada masa-masa kesukaran/ kemalangan/ kesengsaraan.
Dalam Yohanes 15:14 ditulis bahwa seorang sahabat akan melakukan apa yang diminta oleh sahabatnya tersebut. Untuk menyatakan pentingnya persahabatan, di dalam ayat ini diperjelas lagi dengan mangatakan bahwa sahabat itu bagaikan seorang saudara yang memang dilahirkan untuk berbagi dalam kesulitan2 atau kesukaran2.
No comments:
Post a Comment